Thursday, Jan 19, 2012
Kopkar Nirwana Bali; Langkah Strategis Sejahterakan Karyawan
by Newsletter Untuk Negeri
Pembentukan koperasi yang dilakukan oleh para karyawan serta jajaran manajemen Bali Nirwana Resort (BNR) beberapa tahun silam, merupakan salah satu langkah strategis. Karena pendirian koperasi karyawan (kopkar) merupakan salah satu upaya yang secara langsung bersentuhan dengan kesejahteraan karyawan di perusahaan tersebut. Selain itu, BNR juga bermitra dengan Koperasi Angkutan milik warga sekitar perusahan. Bentuk kemitraannya, yaitu pengoperasian angkutan milik koperasi menjadi angkutan antar-jemput tamu hotel Pan Pacific Nirwana Bali Resort (PPBNR), serta melayani kebutuhan lainya.
Memang, kehadiran Kopkar di sebuah perusahaan, akan sangat membantu karyawan itu sendiri, karena semua kegiatan koperasi ini bersentuhan langsung dengan para karyawan sebagai anggotanya. Seperti halnya Kopkar Nirwana Bali, sejak berdiri tahun 1998 silam dengan jumlah anggota 400 orang dan modal yang dimiliki relatif kecil hanya puluhan juta. Berkat ketekunan pengurus dan bimbingan para pimpinan BNR, Kopkar Nirwana Bali, kini menjelma menjadi sebuah Koperasi yang dapat dibanggakan, baik oleh para anggota itu sendiri, maupun oleh pihak manajemen BNR. Bahkan, kini jumlah anggotanya naik dua kali lipat dan omzetnya meroket tajam.
Untuk mencapai sukses tersebut, Kopkar Nirwana Bali melakukan berbagai aktivitas usaha. Usaha Kopkar Nirwana Bali diawali dengan unit simpan-pinjam, baru kemudian kantin dan usaha perdagangan umum yang hingga kini masih siap melayani para anggota. Dengan kedua aktivitas usaha ini, Kopkar Nirwana Bali dapat secara langsung berinteraksi dengan anggota dan kegiatan usaha ini membawa manfaat bagi kesejahteraan anggota.
Ketua Kopkar Nirwana Bali, I Wayan Sudiana, menyebutkan, koperasi yang dipimpinnya kini beranggotakan sebanyak 946 orang, seluruhnya karyawan BNR, dengan total omzet lebih-kurang sebesar Rp3,5 miliar. “Kopkar yang kami dirikan ini, selain melayani simpan-pinjam juga serba usaha. Oleh sebab itu, belakangan ini kami telah mengembangkan sayap ke bidang perdagangan umum dan Kantin,” kata Wayan.
Kiprah Koperasi Nirwana Bali patut mendapat acungan jempol. Pasalnya selain telah memberi kontribusi kesejahteraan bagi anggota berupa Sisa Hasil Usaha (SHU) yang relatif besar yakni Rp400 juta, Koperasi Nirwana Bali kini juga memiliki 2 u nit Mini Mart dengan lokasi strategis di permukiman warga dan sebuah kantin di BNR. Ini adalah bukti Koperasi dinilai berhasil dalam mengembangkan usaha juga mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya, karena koperasi menciptakan nilai tambah dari usaha mereka.
“Kemajuan ini dapat diraih, selain karena keseriusan jajaran pengurus dan kekompakan anggota, juga berkat bimbingan para pejabat BNR, khususnya pak Made Dana,” ujar Wayan.
Seperti diutarakan Ketua Kopkar Nirwana Bali, I Wayan Sudiana, latar belakang pendirian Koperasi karyawan ini adalah sebagai media pembelajaran sekaligus aktualisasi bagi karyawan agar menjadi manusia berkarakter mandiri, serta mempunyai semangat wirausaha. Selain itu juga untuk memupuk rasa hormat dan membangun kemitraan serta kebersamaan dengan semua anggota Kopkar yang nota bene karyawan BNR.
Berdasarkan keputusan rapat anggota, lanjut Wayan, Koperasi kini telah menetapkan, antara lain, simpanan pokok yang dibayarkan anggota hanya sekali ketika masuk menjadi anggota. Sedangkan simpanan wajib ditetapkan sebesar Rp30.000 setiap bulan. Sementara, pinjaman maksimal bagi setiap anggota ditetapkan sebesar Rp15 juta. Ketetapan itu juga menentukan, bahwa SHU dibagikan sesuai anggaran dasar.
“Namun, untuk memperkuat permodalan Kopkar, kami telah menyepakati bahwa sebesar 50 persen dari SHU disimpan menjadi simpanan sukarela setiap anggota. Selain itu, bagi anggota yang tidak mengambil SHU-nya, maka dana tersebut akan disimpan menjadi tabungan sukarela atas nama anggota yang bersangkutan,” paparnya. (ITA/SAM)
Catatan: Newsletter Untuk Negeri adalah medium internal Kelompok Bakrie yang diterbitkan oleh Badan Pengelola Gerakan Bakrie Untuk Negeri