Friday, Feb 17, 2012
Tingkatkan Kapasitas SDM, EMP Gelar Pelatihan Industri Sablon
by Newsletter Untuk Negeri
Untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan Sumber Daya Masyarakat (SDM), Kelompok Kerja Gerakan Masyarakat Sayuran, Kelapa Sawit, Batu Bata, dan Ikan (Gema Sakawit Batin Lestari) bekerjasama dengan TAC Pertamina EMP Gelam, melaksanakan pembinaan kewirausahaan di Aula Kantor Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Jumat 2 Februari 2012.
Pembinaan kewirausahaan ini diwujudkan dalam bentuk Pelatihan Sablon bagi siswa sekolah dan masyarakat umum. Pelatihan ini dibuka oleh Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus, yang diwakili oleh H. Ridham Priskap selaku Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan.
“Kami berharap agar kegiatan pelatihan sablon ini dapat menciptakan lapangan kerja baru, serta menumbuhkan industri kreatif di Provinsi Jambi,” kata Ridham Priskap.
Program pelatihan ini juga terselenggara atas kerja sama sekolah-sekolah, Pemerintah Desa, dan Pemerintah Kecamatan Sungai Gelam, serta didukung oleh Disperindagkop Kabupaten Muaro Jambi dan Disperindagkop Provinsi Jambi.
General Manager EMP Gelam, Aris Setiawan, mengatakan melalui program pengembangan masyarakat ini EMP Gelam bermaksud untuk mendukung terselenggaranya pelatihan sablon agar potensi lokal terberdayakan. Terlebih, kegiatan seperti ini penting untuk menunjang kemandirian ekonomi masyarakat setempat, agar hubungan antara masyarakat lokal dan perusahaan dapat terjalin secara sinergis.
“Program pelatihan ini bukan hanya memberikan pengetahuan semata, melainkan memotivasi kelompok masyarakat untuk melakukan kegiatan usaha, terutama untuk menumbuhkan industri kreatif di kalangan masyarakat Jambi,” terang Aris.
Pelatihan yang diikuti sekira 80 peserta itu dibagi menjadi dua kategori, yakni kategori masyarakat umum dan pelajar. Demi efektivitas pelatihan, 40 peserta dari kalangan masyarakat umum mengikuti pelatihan di Aula Kantor Kecamatan Sungai Gelam. Adapun 40 siswa SLTA mengikuti pelatihan di sekolah SMA 10 Muaro Jambi.
Untuk masing-masing kategori, pelatihan dilaksanakan selama dua hari. Senin dan Jumat untuk masyarakat umum. Sedangkan bagi pelajar, dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu.
Menurut Senior Manager General Affairs EMP, Heru Hardono, selain pengetahuan dan keterampilan sablon, para peserta nantinya akan mendapatkan sertifikat penghargaan sebagai bukti bahwa mereka telah mengikuti pelatihan. Khusus bagi peserta kategori pelajar, peralatan sablon akan disumbangkan ke sekolah setempat agar kelak bisa dijadikan program tambahan ekstrakurikuler.
Selain itu, sejumlah 20 orang ibu yang juga dari Pokja Gema Sakawit Batin Lestari mengikuti kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) pengolahan ikan tanpa duri. Para ibu peserta Bimtek yang pernah mendapatkan pelatihan kewirausahaan ikan, akan diberikan kesempatan untuk menyampaikan pengalaman mereka mengenai kemajuan usahanya masing-masing.
“Harapan kami, pelatihan dan bimbingan teknis ini mampu mendongkrak kualitas sumber daya manusia serta daya saing masyarakat di wilayah tempatan,” kata Heru. (ITA/RBP/CAA)
Catatan: Newsletter Untuk Negeri adalah medium internal Kelompok Bakrie yang diterbitkan oleh Badan Pengelola Gerakan Bakrie Untuk Negeri