Thursday, Apr 24, 2014
Perkebunan kelapa sawit wajib punya ISPO
Saat ini baru 40 perusahaan yang sudah mengantongi ISPO

Thursday, Apr 24, 2014
Pentingnya ISPO Dalam Bisnis Kelapa Sawit
Apabila penggunaan biofuel di Indonesia naik menjadi 10%, maka Indonesia akan menjadi Negara produsen, eksportir dan pengguna sawit terbesar di dunia.

Thursday, Apr 24, 2014
Akuisisi Batal, Saham Mandiri-BTN Terlanjur Naik
Dengan penundaan ini, para pelaku pasar modal di Tanah Air merupakan hal yang ditakutkan investor.

Thursday, Apr 24, 2014
AKI Akan Bentuk Badan Arbitrase Jasa Konstruksi
Selama ini kontraktor nasional tidak memperoleh asas kesetaraan dalam kontrak pekerjaan dan cenderung ikut ketentuan pengguna jasa konstruksi



BNBR 50.00 0.00%
BUMI.JK 203.00 -0.98%
UNSP 50.00 0.00%
ENRG 92.00 0.00%
BTEL 50.00 0.00%
ELTY 50.00 0.00%
BRMS 219.00 +1.86%
DEWA 50.00 0.00%
ARMS.L 193.25 +0.52%
VIVA 299.00 0.00%
BRAU 126.00 -0.79%
On Thursday, Apr 24, 2014 09:20




Wednesday, Oct 5, 2011
Pemprov Lampung-Bakrie Kerja Sama Pengembangan Bandara Raden Inten
by Antara
BANDARLAMPUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dan Konsorsium PT Bakrie-Cardig menjalin nota kesepahaman (memorandum of understanding atau MoU) pengembangan Bandara Raden Inten II, menjadi bandara tujuan wisata dan kawasan industri terpadu. Penandatangan MoU antara Pemprov Lampung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Berlian Tihang, sedang Konsorsium Bakrie-Cardig diwakili oleh Direktur Infrastruktur PT Bakrie Ade Erlangga itu berlangsung di Asrama Haji Rajabasa Bandarlampung, Selasa.

Direktur Infrastruktur PT Bakrie Ade Erlangga mengatakan, penandatangan nota kesepahaman itu merupakan keseriusan PT Bakrie-Cardig untuk pengembangan bandara. "Langkah awalnya, Bakrie-Cardig akan membuat grand design Bandara Raden Inten II," kata dia.

Selain itu juga dilakukan fasebility study atau studi kelayakan, apa saja yang dapat di kembangkan di Bandara Raden Intan II. Ia lebih lanjut menjelaskan, pengembangan bandara itu sangat mungkin untuk melibatkan swasta, diluar PT Angkasa Pura yang merupakan BUMN karena berdasarkan UU No 1 tahun 2009 tentang Penerbangan, perusahaan swasta dapat berpartisipasi mengelola bandara.

Menurut dia, pengembangan bandara itu juga dimaksudkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Lampung mengingat daerah itu nantinya akan dijadikan tempat tujuan wisata serta kawasan industri terpadu.

Ade Erlangga dalam kesempatan itu mengatakan, perusahaannya cukup berpengalaman mengelola bandara. "Kami telah menjalin kerjasama dengan konsorsium asing untuk pengembangan bandara diantaranya Jepang, Korea dan Amerika Serikat," kata dia.

Selain mengelola bandara lanjutnya, PT Bakrie Brother yang berdiri sejak tahun 1942 atau 70 tahun lalu juga bergerak di bidang lain yakni telekomunikasi, infrastruktur, properti, pembangunan jalan tol, pengembangan pelabuhan dan lain-lain.

Khusus Cardig kata dia bergerak di bidang logistik pengembangan bandara dan berdiri sejak tahun 1974. Ia menambahkan, dari bandara yang ada di Tanah Air, sebanyak 18 yang sangat potensial, satu diantaranya adalah Lampung.

Sementara itu Gubernur Lampung Sjachroedin ZP mengatakan, pihaknya sangat mendukung pengembangan bandara itu. "Langkah itu bukti bahwa pengembangan infrastruktur di Lampung terbuka bagi siapa saja yang akan berinvestasi," kata dia. Ia juga mengharapkan, Bandara Raden Inten II itu nantinya menjadi bandara internasional sehingga pertumbuhan ekonomi Lampung dapat cepat tumbuh pesat. []