Thursday, Aug 28, 2014
Ganti Logo, Energi Mega Genjot Pendapatan
Produksi perseroan kini mulai fokus pada sektor gas.

Thursday, Aug 28, 2014
BEI Siapkan Blue Print Pasar Modal Syariah
Di BEI sudah ada sistem perdagangan saham syariah dan itu satu hal yang luar biasa karena di bursa lain tidak ada.

Thursday, Aug 28, 2014
Gapkindo Minta Rantai Perdagangan Dipangkas
Diperlukan peran serta pemerintah untuk mendorong terbentuknya kelompok tani dan memfasilitasinya agar langsung menjual karet ke pabrik.

Thursday, Aug 28, 2014
Kenaikan BBM Ditunda, Rupiah Menguat
Kenaikan itu tidak akan membuat ekonomi kolaps, hanya bersifat shock teraphy sementara.



BNBR 50.00 0.00%
BRAU 112.00 +0.90%
BRMS 268.00 +0,75%
BTEL 50.00 0.00%
BUMI.JK 194.00 +1,57%
DEWA 50,00 0,00%
ELTY 50.00 0.00%
ENRG 90.00 +1,12%
MDIA.JK 1,850.00 0.00%
UNSP 50.00 0.00%
VIVA 329.00 +2.17%
On Thursday, Aug 28, 2014 10:27




Monday, Mar 26, 2012
Bakrie Telecom Pasarkan Internet TV
by Bisnis Indonesia
PT Bakrie Telecom Tbk gencar menggenjot pendapatan dari layanan data hingga memberikan kontribusi 50% terhadap total pendapatan perusahaan dalam 3 tahun hingga 5 tahun mendatang. Jastiro Abi, Direktur Keuangan Bakrie Telecom, mengatakan komposisi pendapatan perusahaan saat ini masih didominasi oleh suara dan pesan singkat. Kendati demikian, secara bertahap layanan data terus tumbuh.

Dia menjelaskan layanan data menjadi andalan hampir semua operator telekomunikasi sebagai penyeimbang turunnya pendapatan dari layanan suara dan SMS. Rata-rata pendapatan per pelangan (average revenue per user/ARPU) Bakrie Telecom saat ini Rp22.000 per bulan. Tahun ini Bakrie Telecom menargetkan untuk mempertahankan ARPU tersebut.

“beberapa layanan data akan kami luncurkan, diawali dengan Klik On,” ujar Jastiro kepada Bisnis, pekan lalu.

Klik On merupakan layanan terbaru Bakrie Telecom yang juga menunjukkan dimulainya sinergi antara layanan Esia dan layanan data Aha. Rakhmat Junaidi, Direktur Corporate Services Bakrie Telecom, mengatakan ketika hampir semua peluncuran produk dan layanan telekomunikasi dilakukan di Jakarta, Bakrie Telecom memilih meluncurkan layanan Klik On di luar Jawa.

“Palembang menjadi pilihan pertama, kami ingin membuktikan peluncuran produk itu tidak harus terfokus di Pulau Jawa,” ujarnya.

Layanan ini sekilas sama seperti menghadirkan smart TV di rumah. Bedanya, smart TV merupakan televisi layar data yang telah dilengkapi teknologi untuk menikmati akses Internet.

Layanan Klik On dapat dinikmati di semua jenis dan tipe perangkat televisi, mulai dari televisi layar data hingga televisi tabung. Bakrie Telecom membidik pasar 39 juta konsumen yang memiliki pesawat televisi di rumah, tetapi belum memiliki perangkat komputer personal (PC).

Akses Internet meluas
Rakhmat mengatakan kebutuhan mengakses Internet terus bertambah, tetapi penetrasi komputer baru mencapai 7 juta unit. Mayoritas pengguna Internet kini mengakses melalui ponsel. Selain itu, warung Internet juga masih menjadi alternatif bagi konsumen yang ingin menjelajah dunia maya.

“Kami meluncurkan ini agar semua orang bisa menikmati layanan. Apapun tipe dan merek televisi bisa langsung digunakan sebagai sarana mengakses Internet,“ kata Rakhmat.

Layanan ini diluncurkan perdana di Palembang, menyasar 240.000 konsumen pemilik televisi yang belum memiliki PC di sana. Mayoritas pengguna diprediksi adalah ibu rumah tangga dan anak-anak.

Ajay Mathur, Business Head Bakrie Telecom, mengatakan layanan Klik On hingga pertengahan tahun ini akan tersedia di 24 kota, termasuk Pekanbaru, Balikpapan, Semarang, Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

“Perangkat ini mudah digunakan, cukup plug and play. Ada juga konten lokal, ketersediaan bahasa Indonesia, dan konten pendidikan seperti bahasa Inggris serta Matematika,“ ujarnya. Klik On tersedia dengan paket perangkat Rp995.000 per set dengan biaya langganan Rp125.000 per bulan.