Thursday, Sep 18, 2014
Limbah Sawit Bisa Disulap Jadi Energi Listrik
Pembangkit biogas ini untuk mengalirkan listrik bagi 1.050 keluarga warga Desa Rantau Sakti, Rokan Hulu, yang kini belum mendapat aliran listrik.

Thursday, Sep 18, 2014
Harga Sawit Rendah Karena Petani Swadaya di Riau Belum Miliki Posisi Tawar yang Kuat
Petani swadaya yang memiliki lahan sekitar dua atau tiga hektar hingga kini masih memiliki posisi tawar yang rendah dengan PKS.

Thursday, Sep 18, 2014
Bisnis Gula Meredup, RNI Incar Kelapa Sawit
Porsi laba dari produksi minyak kelapa sawit masih kecil bagi RNI, yaitu hanya sekitar 10 sampai 15 persen dari total laba keseluruhan.

Thursday, Sep 18, 2014
Pergerakan Harga CPO Tunggu Hasil Pertemuan Bank Sentral Malaysia
Di lain pihak, CPO masih diperdagangkan di bawah MA 50-100-200 harian dan dalam channel bearish.



BNBR 50.00 0.00%
BRAU 143.00 +2.88%
BRMS 414.00 -0.24%
BTEL 50.00 0.00%
BUMI.JK 189.00 0.00%
DEWA 50.00 0.00%
ELTY 50.00 0.00%
ENRG 98.00 +1.03%
MDIA.JK 1,850.00 0.00%
UNSP 50.00 0.00%
VIVA 433.00 +0.70%
On Thursday, Sep 18, 2014 10:08




Thursday, Oct 24, 2013
China Metal Indusry's Topang Pengembangan Tambang Dairi Prima
by Indonesia Finance Today
JAKARTA – PT Dairi Prima Mineral, pengelola tambang timah hitam dan seng di Dairi, Sumatera Utara, yang juga anak usaha PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mendapat sokongan dana dari China Non-Ferrous Metal Industry’s Foreign Engineering and Construction Co.Ltd.

Muhammad Sulthon, Sekretaris Perusahaan Bumi Minerals, mengatakan China Non-Ferrous Metal Industry’s akan membantu Bumi Minerals dalam penyediaan dana untuk mengembangkan proyek Dairi. 

“China Non-Ferrous Metal Industry’s akan mendanai 85% dari biaya yang diperlukan untuk 
pengembangan proyek Dairi. Perseroan dan China Non-Ferrous Metal Industry’s akan bersama-sama mengadakan studi kelayakan,” kata dia, Rabu. 

Perseroan dan China Non-Ferrous Metal Industry’s telah menandatangani perjanjian kerja sama strategis pada 22 Oktober 2013. Selain pendanaan, nantinya Bumi Minerals dan China Non-Ferrous Metal Industry’s akan bermitra dalam kegiatan engineering, procurement dan construction (EPC) proyek Dairi, penjualan timah dan seng produksi Dairi Prima Mineral dan kepemilikan saham di Dairi Prima. 

Tambang  seng dan timah hitam Dairi Prima ditargetan berproduksi pada 2016. Dairi Prima Mineral telah mendapatkan izin eksploitasi penambangan bawah tanah untuk konsesi tambang seng dan timah hitam dari pemerintah pada Juli 2012. 
 
Tambang yang 20% sahamnya dikuasai PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) itu diperoleh melalui kontrak karya 1998 dan memiliki luas lahan 27.420 hektare yang terletak di Sumatera Utara dan Nangroe Aceh Darussalam. Tambang Dairi Prima memiliki kadar seng 11,5 % dan dengan cadangan teridentifikasi sebesar 6,3 juta ton dan pada 2016 ditargetkan mulai memproduksi satu juta ton bijih.

Manajemen Bumi Mineral sebelumnya telah meminta pemerintah agar tidak mewajibkan Dairi Prima melakukan pemurnian seng dan timah hitam di dalam negeri. 

Herwin Hidayat, Investor Relations Bumi Resources Minerals, mengatakan tambang Dairi Prima di Sumtera Utara merupakan satu-satunya tambang seng dan timah hitam di Indonesia dan memiliki cadangan terbatas yakni 11 juta ton, sehingga tidak layak dimurnikan di dalam negeri. 

“Tambang Dairi Prima sangat unik dan memiliki kondisi yang sama dengan mineral lainnya. Jadi kami masih berdiskusi dengan pemerintah agar diberikan kemudahan,” tandas dia. (*)