Friday, Apr 25, 2014
Kuartal Pertama, Realisasi Investasi di Indonesia Rp106 Triliun
Namun, jumlah PMA dalam dolar menurun dibandingkan periode sama 2013

Friday, Apr 25, 2014
Impor Minyak Sawit Srilanka Meningkat
Impor minyak sawit di Sri Lanka pada tahun 2013 meningkat signifikan

Friday, Apr 25, 2014
ESDM terbitkan aturan baru soal harga BBN
Insentif harga tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM No 2185 tahun 2014 tentang perubahan Harga Indeks Pasar Bahan Bakar Nabati

Friday, Apr 25, 2014
Sertifikat Sawit Ala Indonesia Belum Sepenuhnya Diakui Eropa
Dari prinsip banyak kesamaan, satu aturan sudah tercover satu sama lain.



BNBR 50.00 0.00%
BUMI.JK 205.00 +0.49%
UNSP 50.00 0.00%
ENRG 93.00 +1.09%
BTEL 50.00 0.00%
ELTY 50.00 0.00%
BRMS 218.00 0.00%
DEWA 50.00 0.00%
ARMS.L 194.50 +0.65%
VIVA 295.00 0.34%
BRAU 124.00 +0.81%
On Friday, Apr 25, 2014 10:19




Friday, Dec 17, 2010
Grup Bakrie Luncurkan Perusahaan Pembiayaan Mikro
by Harian Kontan
JAKARTA. Grup Bakrie ter-nyata juga tertarik terjun ke bisnis pembiayaan mikro. Kelompok usaha ini mendirikan anak usaha baru di sektor kredit mikro melalui bendera Bakrie Microfinance Indonesia Secara resmi, perusahaan ini telah beroperasi sejak Rabu (15/12).

Sesuai namanya, Bakrie Microfinance akan menyalurkan pembiayaan modal kerja usaha mikro. Setiap pengusaha akan mendapatkan pembiaya-an modal sebesar Rp 1 juta untuk memperbesar usaha mereka. Kabar baiknya, pinjaman tersebut tanpa bunga dan tanpa jaminan.

Asyiknya lagi, pengembalian dana tidak ada batasan waktu. Peminjam bisa mengembalikan dana tersebut dalam tempo yang lama. "Bahkan, kalau pengusaha itu bangkrut, dananya tak perlu dikembalikan," ujar Pemilik Grup Bakrie, Aburizal Bakrie.

Sebab, perusahaan pembia-yaan itu bukan unit usaha yang profit oriented. Menurut Ical - panggilan Aburizal Bakrie- Bakrie Micofinance adalah perusahaan nirlaba yang bertujuan mengentaskan kemiskinan. Ia juga berjanji tidak akan menarik kembali dana investasi di perusahaan baru ini. Bahkan, setiap tahun ia akan menyuntik modal ke Bakri Microfinance sebesar Rp 100 miliar.

Catatan saja, untuk pendirian Bakrie Multifinance, Grup

Bakrie mengucurkan dana Rp 100 miliar. Sebagian dana tersebut untuk operasional dan sebagian lagi mengalir ke pengusaha kecil. "Setiap tahun, kami akan menyuntikkan modal seperti pada awal pendirian," terang Ical.

Presiden Direktur Bakrie Multifinance B. Irawan Massie menambahkan, di program ini pihaknya tidak akan sendirian. Bakrie bakal menggandeng koperasi nasional untuk penyaluran pembiayaan mo-dal tersebut. "Karena jaringan kami belum banyak, kami membutuhkan bantuan," jelas Irawan.

Saat ini, Bakrie Multifinance telah mempunyai 1.000 nasabah. Dalam waktu dekat ini, lembaga mikro ini akan menambah jaringan menjadi 10 kantor cabang. Dalam lima tahun ke depan, ditargetkan bisa memiliki 450 cabang dan 1 juta nasabah.

Adi Wikanto