Monday, Mar 30, 2015
Cegah Penyadapan, Operator Wajib Cek Keamanan Jaringan
Mulai April, Tim Monitoring Jasa Telekomunikasi akan melakukan uji petik lapangan terhadap kepatuhan perusahaan telekomunikasi.

Monday, Mar 30, 2015
Biodiesel Terkendala Minimnya Infrastruktur dan Tender
Di lain pihak produsen biodisel tanah air menginginkan harga berdasarkan pergerakan minyak sawit mentah atau CPO.

Monday, Mar 30, 2015
Stok Sawit Indonesia Diperkiran Meningkat
Konsumsi lokal tampaknya tidak mungkin untuk mengikuti dengan kapasitas produksi di Indonesia.

Friday, Mar 27, 2015
Induk TV One & ANTV Milik Bakrie Raup Pendapatan Rp2,2 Triliun
Laba sebelum pajak mencapai Rp374,63 miliar dari Rp242,76 miliar tahun sebelumnya.



BNBR 50.00 0.00%
BRAU 74.00 -1.33%
BRMS 151.00 0.00%
BTEL 50.00 0.00%
BUMI.JK 82.00 -1.82%
DEWA 50.00 0.00%
ELTY 50.00 0.00%
ENRG 86.00 -1.15%
MDIA.JK 3,600.00 0.00%
UNSP 50.00 0.00%
VIVA 510.00 0.00%
On Monday, Mar 30, 2015 10:32




Friday, Dec 17, 2010
Grup Bakrie Luncurkan Perusahaan Pembiayaan Mikro
by Harian Kontan
JAKARTA. Grup Bakrie ter-nyata juga tertarik terjun ke bisnis pembiayaan mikro. Kelompok usaha ini mendirikan anak usaha baru di sektor kredit mikro melalui bendera Bakrie Microfinance Indonesia Secara resmi, perusahaan ini telah beroperasi sejak Rabu (15/12).

Sesuai namanya, Bakrie Microfinance akan menyalurkan pembiayaan modal kerja usaha mikro. Setiap pengusaha akan mendapatkan pembiaya-an modal sebesar Rp 1 juta untuk memperbesar usaha mereka. Kabar baiknya, pinjaman tersebut tanpa bunga dan tanpa jaminan.

Asyiknya lagi, pengembalian dana tidak ada batasan waktu. Peminjam bisa mengembalikan dana tersebut dalam tempo yang lama. "Bahkan, kalau pengusaha itu bangkrut, dananya tak perlu dikembalikan," ujar Pemilik Grup Bakrie, Aburizal Bakrie.

Sebab, perusahaan pembia-yaan itu bukan unit usaha yang profit oriented. Menurut Ical - panggilan Aburizal Bakrie- Bakrie Micofinance adalah perusahaan nirlaba yang bertujuan mengentaskan kemiskinan. Ia juga berjanji tidak akan menarik kembali dana investasi di perusahaan baru ini. Bahkan, setiap tahun ia akan menyuntik modal ke Bakri Microfinance sebesar Rp 100 miliar.

Catatan saja, untuk pendirian Bakrie Multifinance, Grup

Bakrie mengucurkan dana Rp 100 miliar. Sebagian dana tersebut untuk operasional dan sebagian lagi mengalir ke pengusaha kecil. "Setiap tahun, kami akan menyuntikkan modal seperti pada awal pendirian," terang Ical.

Presiden Direktur Bakrie Multifinance B. Irawan Massie menambahkan, di program ini pihaknya tidak akan sendirian. Bakrie bakal menggandeng koperasi nasional untuk penyaluran pembiayaan mo-dal tersebut. "Karena jaringan kami belum banyak, kami membutuhkan bantuan," jelas Irawan.

Saat ini, Bakrie Multifinance telah mempunyai 1.000 nasabah. Dalam waktu dekat ini, lembaga mikro ini akan menambah jaringan menjadi 10 kantor cabang. Dalam lima tahun ke depan, ditargetkan bisa memiliki 450 cabang dan 1 juta nasabah.

Adi Wikanto