Tuesday, Sep 23, 2014
Esia & Smartfren Gabung, Bisa Duluan 4G di 800 MHz
Kemungkinan yang duluan 4G itu gabungan Bakrie dan Smart.

Tuesday, Sep 23, 2014
2015, Subsidi Energi Dijatah Rp 344,7 Triliun
Angka ini lebih rendah ketimbang jatah APBN Perubahan 2014, sebesar Rp 453,3 triliun.

Tuesday, Sep 23, 2014
75% Populasi Dunia Akan Tinggal di Kota Pada 2050
Pergeseran populasi global ke kawasan perkotaan semakin jelas di Sydney dimana apartemen menjadi semakin popular.

Tuesday, Sep 23, 2014
Rebutan Pasar Minyak Sawit, Indonesia-Malaysia Perang Pajak
Persaingan dua negara produsen minyak sawit terbesar dunia ini diprediksi dapat meningkatkan konsumsi minyak sawit global dbeberapa bulan ke depan.



BNBR 50.00 0.00%
BRAU 143.00 +0.70%
BRMS 408.00 0.00%
BTEL 50.00 0.00%
BUMI.JK 191.00 -0.52%
DEWA 50.00 0.00%
ELTY 50.00 0.00%
ENRG 96.00 0.00%
MDIA.JK 1,900.00 0.00%
UNSP 50.00 0.00%
VIVA 453.00 +0.67%
On Tuesday, Sep 23, 2014 09:42




Friday, Dec 17, 2010
Grup Bakrie Luncurkan Perusahaan Pembiayaan Mikro
by Harian Kontan
JAKARTA. Grup Bakrie ter-nyata juga tertarik terjun ke bisnis pembiayaan mikro. Kelompok usaha ini mendirikan anak usaha baru di sektor kredit mikro melalui bendera Bakrie Microfinance Indonesia Secara resmi, perusahaan ini telah beroperasi sejak Rabu (15/12).

Sesuai namanya, Bakrie Microfinance akan menyalurkan pembiayaan modal kerja usaha mikro. Setiap pengusaha akan mendapatkan pembiaya-an modal sebesar Rp 1 juta untuk memperbesar usaha mereka. Kabar baiknya, pinjaman tersebut tanpa bunga dan tanpa jaminan.

Asyiknya lagi, pengembalian dana tidak ada batasan waktu. Peminjam bisa mengembalikan dana tersebut dalam tempo yang lama. "Bahkan, kalau pengusaha itu bangkrut, dananya tak perlu dikembalikan," ujar Pemilik Grup Bakrie, Aburizal Bakrie.

Sebab, perusahaan pembia-yaan itu bukan unit usaha yang profit oriented. Menurut Ical - panggilan Aburizal Bakrie- Bakrie Micofinance adalah perusahaan nirlaba yang bertujuan mengentaskan kemiskinan. Ia juga berjanji tidak akan menarik kembali dana investasi di perusahaan baru ini. Bahkan, setiap tahun ia akan menyuntik modal ke Bakri Microfinance sebesar Rp 100 miliar.

Catatan saja, untuk pendirian Bakrie Multifinance, Grup

Bakrie mengucurkan dana Rp 100 miliar. Sebagian dana tersebut untuk operasional dan sebagian lagi mengalir ke pengusaha kecil. "Setiap tahun, kami akan menyuntikkan modal seperti pada awal pendirian," terang Ical.

Presiden Direktur Bakrie Multifinance B. Irawan Massie menambahkan, di program ini pihaknya tidak akan sendirian. Bakrie bakal menggandeng koperasi nasional untuk penyaluran pembiayaan mo-dal tersebut. "Karena jaringan kami belum banyak, kami membutuhkan bantuan," jelas Irawan.

Saat ini, Bakrie Multifinance telah mempunyai 1.000 nasabah. Dalam waktu dekat ini, lembaga mikro ini akan menambah jaringan menjadi 10 kantor cabang. Dalam lima tahun ke depan, ditargetkan bisa memiliki 450 cabang dan 1 juta nasabah.

Adi Wikanto