Thursday, Aug 21, 2014
Pekan Ini, Harga Sawit Turun
Harga CPO ditetapkan Rp7.674,54/kg sebelumnya Rp8.046,08/kg dan PKO Rp4.793,11/kg sebelumnya Rp5.002,33/kg.

Thursday, Aug 21, 2014
Ekspor Batubara Kaltim Kembali Lesu
Lesunya ekspor batubara turut mempengaruhi sektor pengolahan.

Thursday, Aug 21, 2014
Harga Sewa Properti di Indonesia 10 Besar Termurah Dunia
empat dari lima negara dengan harga sewa properti termurah ada di Afrika.

Wednesday, Aug 20, 2014
Saingi RI, Produsen Karet Thailand Minta Aturan Ekspor Diubah
Tahun ini, harga-harga karet global terhitung merosot lebih dari 25 persen karena adanya permintaan yang terlalu besar dari China.



BNBR 50.00 0.00%
BRAU 110.00 -0.90%
BRMS 270.00 +0.37%
BTEL 50.00 0.00%
BUMI.JK 183.00 +1.10%
DEWA 50.00 0.00%
ELTY 50.00 0.00%
ENRG 89.00 +1.14%
MDIA.JK 1,850.00 0.00%
UNSP 50.00 0.00%
VIVA 288.00 -0.69%
On Thursday, Aug 21, 2014 09:31




Friday, Dec 17, 2010
Grup Bakrie Luncurkan Perusahaan Pembiayaan Mikro
by Harian Kontan
JAKARTA. Grup Bakrie ter-nyata juga tertarik terjun ke bisnis pembiayaan mikro. Kelompok usaha ini mendirikan anak usaha baru di sektor kredit mikro melalui bendera Bakrie Microfinance Indonesia Secara resmi, perusahaan ini telah beroperasi sejak Rabu (15/12).

Sesuai namanya, Bakrie Microfinance akan menyalurkan pembiayaan modal kerja usaha mikro. Setiap pengusaha akan mendapatkan pembiaya-an modal sebesar Rp 1 juta untuk memperbesar usaha mereka. Kabar baiknya, pinjaman tersebut tanpa bunga dan tanpa jaminan.

Asyiknya lagi, pengembalian dana tidak ada batasan waktu. Peminjam bisa mengembalikan dana tersebut dalam tempo yang lama. "Bahkan, kalau pengusaha itu bangkrut, dananya tak perlu dikembalikan," ujar Pemilik Grup Bakrie, Aburizal Bakrie.

Sebab, perusahaan pembia-yaan itu bukan unit usaha yang profit oriented. Menurut Ical - panggilan Aburizal Bakrie- Bakrie Micofinance adalah perusahaan nirlaba yang bertujuan mengentaskan kemiskinan. Ia juga berjanji tidak akan menarik kembali dana investasi di perusahaan baru ini. Bahkan, setiap tahun ia akan menyuntik modal ke Bakri Microfinance sebesar Rp 100 miliar.

Catatan saja, untuk pendirian Bakrie Multifinance, Grup

Bakrie mengucurkan dana Rp 100 miliar. Sebagian dana tersebut untuk operasional dan sebagian lagi mengalir ke pengusaha kecil. "Setiap tahun, kami akan menyuntikkan modal seperti pada awal pendirian," terang Ical.

Presiden Direktur Bakrie Multifinance B. Irawan Massie menambahkan, di program ini pihaknya tidak akan sendirian. Bakrie bakal menggandeng koperasi nasional untuk penyaluran pembiayaan mo-dal tersebut. "Karena jaringan kami belum banyak, kami membutuhkan bantuan," jelas Irawan.

Saat ini, Bakrie Multifinance telah mempunyai 1.000 nasabah. Dalam waktu dekat ini, lembaga mikro ini akan menambah jaringan menjadi 10 kantor cabang. Dalam lima tahun ke depan, ditargetkan bisa memiliki 450 cabang dan 1 juta nasabah.

Adi Wikanto