Friday, Oct 31, 2014
Industri Media Diprediksi Tumbuh 15 Persen Tahun Depan
Dengan adanya pemerintahan baru pastinya akan ada kepastian, sehingga kami berharap akan lebih baik industri media ke depannya.

Friday, Oct 31, 2014
Bangun Kilang dan Jaringan Pipa Gas Diharapkan Jadi Solusi Masalah Energi Nasional
Pembangunan kilang dan pemipaan gas bisa menyelesaikan akar masalah BBM. Yang seperti itu yang perlu diselesaikan.

Friday, Oct 31, 2014
GAPKI Gelar Konferensi Sawit Internasional
Tujuan ini untuk mempromosikan kelapa sawit Indonesia, meningkatkan perdagangan kelapa sawit, serta mengetahui perkembangan industri kelapa sawit.

Thursday, Oct 30, 2014
Pertumbuhan Dan Kondisi Makro Ekonomi Ancam Pasar Modal Di 2015
Kita harap pertumbuhan ekonomi lebih tinggi. Maka kita harus bekerja keras, itu kenapa kita optimis.



BNBR 50.00 0.00%
BRAU 96.00 -1.03%
BRMS 368.00 -1.08%
BTEL 50.00 0.00%
BUMI.JK 138.00 -0.72%
DEWA 50.00 0.00%
ELTY 50.00 0.00%
ENRG 114.00 +2.70%
MDIA.JK 2,100.00 0.00%
UNSP 50.00 0.00%
VIVA 448.00 +3.46%
On Friday, Oct 31, 2014 08:47




Monday, Dec 27, 2010
Bakrie Lunasi Repo KPD Milik PNM Investment Rp 113 Miliar
by Harian Kontan
JAKARTA. Sebelum tahun ini berakhir, PT PNM Investment Management (PNMIM) bisa menyelesaikan kewajiban Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) berisi repo alias repurchase agreement saham-saham Grup Bakrie, sesuai target. Saat ini, pembayaran KPD bernama Dana Prima kepada para nasabah sudah lunas.

Menurut MQ Gunadi, Presiden Direktur PNMIM, repo Bakrie yang tersimpan dalam KPD Dana Prima sudah diselesaikan. "Tanggal 3 Desember semua investor KPD dengan counterparty Grup Bakrie telah diselesaikan," katanya. Sisa nilai repo Bakrie yang tersimpan dalam KPD itu sebesar Rp 113 miliar.

Menurut Gunadi, KPD itu bisa diselesaikan sesuai rencana ini karena harga saham emiten-emiten Grup Bakrie terus naik. Dus, proses restrukturisasi bisa cepat tercapai. "Saat market sudah rebound, tentu sega nilai KPDdan jaminannya kembali normal," kata Gunadi. Otomatis, PNMIM bisa menyelesaikan kewajibannya ke para nasabah sesuai jadwal, bahkan lebih cepat.

Sebelumnya Gunadi memperkirakan proses pembayaran yang dilakukan oleh Bakrie Capital sebagai penggadai saham Bakrie itu baru akan selesai akhir Januari 2011. "Saya berterima kasih kepada beberapa pihak yang mau melaksanakan proses restrukturisasi ini," imbuh dia

Sekadar informasi, tidak semua investor mau melakukan restrukturisasi KPD tersebut. Menurut Gunadi, hanya 1.400 investor yang bersedia ikut restrukturisasi dengan nilai Rp 1,15 triliun. Sedangkan total dana yang dikelola KPD Dana Prima saat itu sebesar Rp 1,4 tribun. Artinya, ada nasabah dengan nilai KPD Rp 250 miliar yang tidak bersedia ikut restrukturisasi.

Selama proses restrukturisasi, kenang Gunadi, PNMIMrutin membayar kewajibannya kepada para pemegang KPD saban bulan. Tak hanya memberikan dana pokok, mereka juga masih memberikan bunga "Bahkan kami memberikan tambahan insentif sebesar 1%," imbuh dia Asal tahu saja, KPD Dana Prima menjanjikan pemberian bunga sebesar 9% per tahun.

Kasus ini berawal dari kegagalan Bakrie Capital membayar dana pokok atau menambah jaminannya pada para pemegang repo. Padahal, menurut Gunadi, Dana Prima ini menginvestasikan dananya pada repo saham Bakrie. "Saham Grup Bakrie dan mayoritas saham BUMI," ujar Gunadi. Memang, sekitar 60% repo merupakan gadai saham PT Bumi Resources Tbk.

Pasalnya, harga saham BUMI dan saham emiten Grup Bakrie pada tahun 2008 anjlok akibat krisis global. Ujungnya, nilai aset dari KPD Dana Prima ikut turun.

Avanty Nurdiana